Selasa, 19 Februari 2013

Tips Melakukan Test Wawancara



Wawancara kerja bisa jadi adalah hal yang susah-susah gampang untuk pelamar kerja. Namun seiring berkembangnya dunia professional, dunia wawancara pun semakin komplek. Perlu lebih dari sekedar pengetahuan umum dan nilai yang bagus di masa kuliah. Anda harus tahu trik-trik yang tepat untuk menghadapi test wawancara yang sangat menentukan itu!

1. Saat memasuki ruang tes, beri salam pada interviewer. Jangan lupa tersenyum tulus.

Senyuman di awal perjumpaan dengan interviewer akan memberi kesan pertama yang bagus pada interviewer. Selain itu juga menambah kepercayaan diri anda sekaliguse memberikan kenyamanan pada diri anda untuk dapat memecahkan rasa kikuk yang mungkin muncul saat pertama kali datang ke ruangan tes wawancara.

2. Ambil inisiatif untuk membuka pembicaraan dgn pewawancara sebagai ice breaking.

Jangan takut untuk membuka percakapan dengan pewawancara, namun juga jangan terlalu sok akrab. Buka pembicaraan sebagai ice breaking saja, tetap dengan formal dan professional.

3. Buat diri Anda nyaman, baik nyaman untuk berbicara maupun sekadar untuk duduk menghadapi pewawancara.

Ketegangan tidak akan memberikan bantuan apa-apa. Netralkan rasa tegang yang anda miliki. Tarik nafas dalam-dalam dan rasakan perasaan tenang perlahan menghampiri.

4. Perkenalkan diri secara ringkas dan relevan.

Memperkenalkan diri anda, tidak perlu terlalu panjang lebar dan personal. Cukup berikan deskripsi diri anda secara singkat dan cari hal-hal yang berkaitan dengan kebutuhan perusahaan terhadap diri anda. Ingat, selalu gunakan logika ‘apa yang dibutuhkan oleh perusahaan’ bukan apa yang anda butuhkan.

5. Jawab setiap pertanyaan untuk memuaskan keingintahuan pewawancara.

Menjawab setiap pertanyaan bukanlah hal yang mudah. Fokuskan pada pertanyaan pewawancara dan jangan terlalu melebar, mereka tidak suka itu. Indikasi jika mereka tidak suka jawaban anda adalah, saat mereka memotong pembicaraan anda.

6. Jika ada papan tulis atau flip chart, manfaatkan itu untuk melakukan presentasi diri Anda.

Wawancara dengan perusahaan besar yang prosesnya sulit adalah sesuatu yang harus kita perhatikan. Tidak ada yang namanya kebetulan di sana. Semua yang ada di ruangan test wawancara adalah barang yang memang disiapkan untuk melihat sejauh mana kepekaan kita. Manfaatkan papan tulis atau flip chart.

7. Presentasikan diri Anda sebaik mungkin, gali potensi diri yang dpt “dijual” ke perusahaan.

Jika anda tidak mampu mengenali diri anda sendiri, bagaimana mungkin orang lain akan mengenali anda? Dengan mengenali diri kita, artinya kita juga akan memahami potensi diri kita. Jadikan potensi kita sebagai highlight, jangan lupa sesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

8. Usahakan membaca pikiran pewawancara shg Anda tahu jawaban apa yang sebenarnya diinginkan oleh pewawancara.

Ini tergolong sulit, tapi anda harus mengusahakan hal ini. Cara berlatih terbaik adalah dengan memahami apa keinginan pacar anda.

9. Lihat mata pewawancara pada waktu bicara.

Ini adalah sikap yang menunjukan anda percaya diri dan siap bekerja sama dengan pewawancara di tempat kerja itu. Tapi tetap gunakan pandangan mata yang sopan dan tidak terkesan menantang.

10. Ceritakan pengalaman (organisasi, magang, dsb) yang paling menyenangkan dan paling tidak menyenangkan.

Inilah alasan mengapa berorganisasi dan berkegiatan di luar kuliah itu penting. Dengan adanya pengalaman itu, anda akan memiliki sebuah nilai untuk diceritakan kepada para pewawancara.

11. Jangan hanya menjawab,ajukan pula pertanyaan yg menandakan Anda tahu&antusias thd perusahaan yang dilamar.

Ajukan pertanyaan yang berhubungan dengan kebutuhan pekerjaan anda. Bukan sekedar menjawab saja. Hal ini menunjukan anda memiliki antusiasme yang tinggi, dan itu akan membuat pewawancara jatuh cinta kepada anda.

0 komentar:

 
Template design by Amanda @ Blogger Buster