Minggu, 31 Januari 2010

Review Film Sherlock Holmes

Film ini sangat cocok bagi para mahasiswa komunikasi. Benar-benar merupakan film yang luar biasa. Mengapa saya katakan seperti itu? Apakah film ini memang memang sebagus itu? hmmm, coba saja lihat sendiri, hhe...

Film ini adalah film yang saya tonton pada tanggal 23 januari 2010. Dan wow, saya sangat terkesan dengan film ini. Walaupun mungkin, untuk orang yang sudah membaca novelnya hal itu bukanlah hal yang baru lagi. Namun, bagi saya yang buta akan sherlock holmes (Cuma tahu holmes, Watson, dan moriati dari komik detektif conan), cerita di film itu sungguh mengagumkan.

Cerita dimulai dengan kedatangan seorang penjahat wanita licik namun dicintai oleh Holmes yang memberinya tawaran pekerjaan untuk mencari orang. Ditengah kebimbangan Holmes apakah akan menrima atau tidak kasus tersebut, tiba-tiba muncul kabar dari polisi bahwa Lord Blackwood yang telah dihukum gantung bangkit dari kuburnya.

Holmes pun mencari tahu kebenaran cerita itu, hingga akhirnya dia mendapati peti mayat dari Blackwood ternyata sudah berisikan seorang kurcaci yang tak lain adalah target orang yang dicari oleh calon klien Holmes.

Holmes pun kemudian harus berhadapan dengan Blackwood, yang terkesan memiliki ilmuu sihir. Di mana dia dapat membunuh orang hanya dengan menenggelamkannya di bak mandi. Atau membakar orang yang hendak menembaknya tanpa menyentuhnya.

Jadi, bagaimana kelanjutan dari cerita ini? Mampukah otak Holmes mengalahkan ilmu “sihir” dari Blackwood? Tonton selanjutnya di bioskop atau dvd atau vcd original. Ssebaiknya jangan yang bajakan bro! hhe, :)

Read More......

review Film Watchmen

Di dalam ilmu komunikasi, kita selalu mendengar adanya perkataan yang mengatakan bahwa kita harus menghargai perbedaan. Dan di dalam film ini, kita akan melihat sebuah contoh nyata dari kata-kata itu. Sesuatu yang cukup menakjubkan.

Film ini sebelum muncul dipasaran sudah cukup menyita perhatian. Tentu saja ini mungkin ada kaitannya dengan komunikasi pemasaran. Yang menonjolkan marketing yang kuat agar tecapai kesuksesan sebuah film. Dan menurut saya, strategi komunikasi itu cukup sukses.

Scene dimulai dengan adegan pembunuhan terhadap comedian. Salah satu dari para pahlawan super yang tergabung dalam kelompok watchmen. Namun jika kita mengikuti laur dalam film, nantinya pasti akan sedikit memusingkan. Karena itu, saya putuskan untuk membuat runtutan cerita yang sudah disesuaikan dari awal sampai akhir, tanpa ada adegan flashback lagi.

Film ini mengambil setting waktu pada tahun 1985an di mana saat itu sedang terjadi perang dingin. Dan di Amerika saat itu didirikan sebuah perkumpulan pahlawan super yang menamakan diri mereka sebagai Watchmen. Layaknya pahlawan super khas Amerika, mereka mengenakan topeng dan kostum yang aneh dan seperti badut. Namun tidak seperti pahlawan pada umumnya yang selalu hatinya suci dan hanya memikirkan kebaikan, pahlawan kita dalam film ini cukup berbeda. Mereka bisa dibilang lebih mirip sekelompok preman dengan duka masa lalu yang kelam dan sedih. Mereka memiliki masalah sendiri-sendiri dengan diri mereka.

Anggota watchmen sendiri adalah Dr Manhattan, Ozmandian, Rorschach, Night owl II, Silk spectre II, dan Comedian. Walaupun mereka memang kuat, tapi seperti yang saya katakana tadi, jiwa mereka sangat-sangat tidak sehat. Dan untuk film ini, ternyata cerita tidak jauh-jauh hanya diantara mereka saja. Karena itu, mari kita bahas tokoh ini satu-satu.

Dr Manhattan adalah sseorang ilmuwan yang mengalami kecelakaan terhadap penemuannya. Sebuah cara yang klasikal untuk menciptakan seseorang dengan kekuatan super. Karena kejadian itu, dia kemudian memiliki keuatan maha dahsyat yang menyerupai Tuhan. Dia dapat merubah semua elemen di dunia ini menjadi seperti apa yang dikehendakinya. Dapat pergi ke Mars hanya dalam hitungan detik. Membunuh manusia layaknya memncet satu tombol pada keyboard, dan lainnya. Karena kekuatannya itulah, dia kemudian menjadi kehilangan gairahnya terhadap kemanusiaan. Dia lebih tertarik dengan pengetahuan metafisiknya dari pada mengurusi masalah kemanusiaan. Seakan-akan dia sudah bukan bagian dari manusia lagi. Pada akhir cerita pun, dia memilih untuk pergi keluar galaksi. Wajah tak berekspresi yang cocok untuk karakter ini dimainkan dengan cukup baik oleh Billy Crudup.

Ozmandian adalah seorang yang dianggap oleh para pahlawan sebagai orang terpintar di dunia. Dan bisa dibilang dia adalah pemimpin diantara para watchmen. Dengan kepintaran dan kekuatannya dia mencoba menyatukan ego dari masing-masing anggota. Bisa dibilang dia adalah yang cukup waras dibanding yang lainnya. Namun karena kepintarannya itulah, dia sering mengesampingkan nyawa manusia. Baginya dalam sebuah proses kedamaian harus ada korban. Aapakah besar ataukah kecil, korban itu dia anggap hanya sebagi collateral damage. Diperankan dengan wajah jenius dan tenang Matthew Goode.

Rorschach, adalah salah satu pahlawan super yang paling teguh dalam memegang ideologinya di sini. Dia adalah tipe main hakim sendiri yang tidak akan segan-segan untuk membunuh semua orang yang dia anggap bersalah. Seorang pemuja keadilan yang mempunyai masa lalu yang teramat kelam. Di mana dia (mungkin)adalah seorang anak haram dari pelacur. Dia sudah cukup gigih memperjuangkan keadilannya bahkan sebelum watchmen ada. Dan setelah watchmen bubar pun, dia masih bergerak secara illegal untuk menghukum para penjahat yang bertebaran di luar sana. Dengan ideology sosialisnya itu, dia menjadi cukup terkenal dikalangan para penjahat. Hal itu dapat terlihat pada saat dia masuk di penjara karena dijebak, dia mendapat sambutan yang cukup “baik” dari para teman lamanya di penjara itu. Diperankan dengan luar biasa baik oleh Jackie Earle Haley, seorang artis cilik pada tahun 70an yang memang sudah menjadi penggemar cerita ini sejak dari komik.

Night owl II adalah bisa dibilang orang yang paling polos di antara pahlawan super lainnya. Dia dengan impian simpelnya tentang dunia dan amerika. Cukup bodoh untuk bisa dibilang pahlawan super yang memiliki maslah dengan masa lalu. Bisa dibilang jiwanya cukup sehat. Dia seperti mendapat semangat untuk kembali beraksi menjadi pahlawna super setelah tidur bersama Silk Spctre II. Diperankan oleh Stephen McHattie.

Silk Spectre II, adalah anak dari Silk Spectre yang merupakan pahlawan pada periode pertama yang gagal bersinar di Amerika. Dia sendiri merupakan gadis pujaan dari Dr Manhattan yang mampu menaklukkan hatinya. Namun setelah merasa tidak cukup nyaman dengan sikap Dr Manhattan yang lebih sibuk dengan metafisiknya. Dia kemudian pergi dan menjalin hubungan dengan Night Owl. Dia cukup punya masalah dengan masa lalunya. Apalagi setelah dia tahu bahwa Comedian adalah ayahnya. Hasil dari perkosaannya terhadap ibunya. Diperankan dengan cukup berani oleh Malin Akerman.

Comedian, bisa dibilang adalah orang yang otaknya paling tidak sehat. Bisa saja itu karena dia terlalu sering meminum minuman keras. Tapi bisa juga itu dikarenakan memang pemikirannya yang sudah kotor. Walaupun diceritakan langsug mati pada scene pertama, namun dia banyak diceritakan di Film ini. Banyak sekali flashback yang menyangkut dirinya. Apalagi saat dia dikuburkan, semua karakter langsung kembali mengingat saat berkesan bersama dirinya. Yang tentu saja, semuanya adalah kenangan buruk. Walaupun disebut pahlawan super, namun kejahatan yang dia buat bisa dibilang lebih parah dibanding penjahat. Membunuh orang-orang tak bersalah, mengahmili wanita semaunya, bahkan membunuhnya setelah itu. Namun ada adegan yang cukup menarik ketika dia curhat dan menangis dihadapan mantan musuh besarnya menyesali semua dosa-dosa yang telah dia perbuat pada malam sebelum dia meninggal. Diperankan dengan wajah mirip penjahat oleh Jeffrey Dean.

Setelah mengetahui karakternya pasti akan lebih mudah untuk menceritakan sinopsisnya. Amerika pada masa setelah mereka menang pada perang Vietnam dan menjadikan presiden Nixon menjadi presiden Amerika ke 5 secara berturut-turut. (tentu saja ini hanya berdasarkan versi film ini) Memilih untuk membubarkan para pahlawan bertopeng. Namun mereka masih menggunakan Dr Manhattan yang bagai dewa itu untuk menggertak Uni Soviet agar tidak meluncurkan nuklirnya. Tapi ternyata, hal itu malah membuat perang dingin semakin memanas. Disitulah kemudian Ozmandyan yang katanya adalah orang paling pintar di dunia, mempunyai gagasan yang jenius dan nekat agar kedamaian bisa terjadi. Dengan memanfaatkan kekuatan Dr Manhattan, dia mencoba membuat sebuah kekuatan yang dapat menghancurkan segalanya. Dia pun membunuh Comedian agar anggota yang lain teralihkan perhatiannya.

Dan benar saja, Rorschach yang mempunyai kecurigaan terhadap terbunuhnya Comedian, langsugn membuat teori bahwa itu adalah sebuah konspirasi untuk menghabisi para anggota Watchmen. Dia pun bergerilya menyelidiki setiap bukti yang mungkin dapat digunakan. Dan kepintaran Ozmandyan lah yang kemudian menjebak Rorschach pada suatu tempat yang kemudian membawanya masuk ke dalam penjara.

Sementara pada bagian lain, taktik Ozmandyan yang jitu juga meyebabkan Dr Manhattan merasa ingin pergi dari manusia dan meninggalkan bumi menuju mars. Hal itu menyebabkan hubungan illegal antara Silk Spectre II dan Nite Owl II menjadi langgeng. Setelah itu, barulah muncul keberanian dari Nite Owl II untuk kembali ke jalur pahlawan dan menyelamatkan Rorschach dari penjara.

Setelah Rorschach berhasil keluar berkat bantuan dari Nite Owl II dan Silk Spectre II, maka Silk Spectre diajak bicara oleh Dr Manhattan di Mars. Dan Rorscach bersama Nite Owl II melanjutkan penyelidikan hingga akhirnya mereka tahu bahwa Ozmandyan adalah dibalik ini semua. Hingga akhirnya mereka berdua menyerbu masuk ke dalam antartika, tempat di mana Ozmandyan menjalankan proyek rahasianya.

Sementara itu di tempat lain, atau tepatnya di planet lain, pembicaraan dari hati ke hati berlangsung antara Silk Spectre II dan Dr Manhattan. Di mana di situ Silk Spectre II akhirnya tahu bahwa dia adalah anak haram dari Comedian. Hal itu sempat membuatnya terpukul, dan dari situ, entah bagaimana, Dr Manhattan merasa mengerti arti dari kemanusiaan. Sehingga dia memutuskan untuk kembali ke bumi dan mencegah Ozmandyan menjalankan rencananya.

Namun ternyata saat mereka sampai di bumi, semuanya sudah terlambat, Ozmandyan terlalu kuat bagi Rorschach dan Nite Owl II. Dia sudah berhasil meluncurkan nuklir kekuatan Dr Manhattannya pada kota-kota besar di dunia. (untungnya Solo tidak termasuk di situ)

Dan lalu Dr Manhattan pun mendatangi Ozmandyan di Antartika. Dan saat hampir terbunuh, Ozmandyan menunjukan siaran langsug televisi yang kemudian menyiarkan hal yang tidak diduga sebelumnya. Karena serangan itu, dunia bersatu melawan musuh bersama : DR MANHATTAN! Dr Manhattan pun paham arti dari itu semua. Semua yang dilakukan oleh Ozmandyan adalah demi kedamaian dunia.

Namun tentu saja, Rorschach tidak dapat menerima kebohongan seperti itu. Walaupun tahu dia akan mati jika melakukannya, dia tetap beranjak pergi dan hendak mengatakan ini semua pada dunia. Dan hal ini mengakibatkannya mati diledakkan oleh Dr Manhattan bersama dengan ideology sosialisnya yang teguh.

Itulah synopsis dari film Watchmen. Cukup menarik bukan? Tapi tentu saja akan lebih menarik jika melihat filmya secara langsung. Mengapa begitu? Karena film ini diproduksi secara luar biasa. Baik dari segi cerita, maupun dari efeknya. Jadi film ini cukup menjadi sebuah contoh yang baik untuk media komunikasi massa.

Read More......

Rabu, 20 Januari 2010

Review Film Punk In LOve

Dalam ilmu komunikasi, komunikasi antar budaya sebenarnya menjadi tema yang cukup seksi untuk diperbincangkan. Dan film bisa menjadi salah satu media yang cukup efektif untuk menjadi saluran dari komunikasi jenis ini. Namun tidak semua film mampu menjadi jembatan komunikasi antar budaya. Salah satu dari film yang dapat menjadi jembatan adalah film Punk In Love, yang menurut saya telah mencoba menjembatani komunikasi komunitas punk yang merupakan minoritas dengan masyarakat umum yang merupakan mayoritas. Karena itulah, film Punk In Love merupakan film yang menurut saya cukup pantas masuk ke dalam daftar film yang harus ditonton.

Film yang mengisahkan tentang kehidupan jalanan anak punk ini memang unik. Pasalnya, ditengah kebrandalan dalam tema dan latar belakang tokohnya, masih terselip komedi dan romantisme di dalam film ini. Bahkan, ada beberapa teman saya yang berpendapat bahwa film ini justru lebih menonjolkan komedi dan romantisnya dibanding dengan makna punk itu sendiri. Namun walaupun begitu, saya masih memberikan kredit terhadap cerita punk yang coba dibangun oleh sutradara Ody C. Harahap ini. Cukup menghibur bagi saya, dan membuat teman-teman saya juga terpingkal-pingkal saat melihat film ini.

Punk In Love (PIL) produksi dari Raam Punjabi dan MVP pictures ini mengisahkan tentang 4 orang jalanan yang merupakan sahabat kental di kota Malang. Mereka adalah Arok ( Vino G. Bastian), Yoji ( Andhika Pratama ), Almira ( Aulia Sarah ), dan juga Mojo ( Yogi Firnanda ). Cerita bermula saat Arok berniat untuk bunuh diri karena ditinggal pujaan hatinya untuk pergi ke Jakarta dan tiba-tiba mendapat undangan pernikahan dari wanita itu. Lalu kemudian teman-temannya menyadarkan dia agar sadar dan mau memperjuangkan cintanya dengan menyusul ke Jakarta. Akhirnya mereka berempat melakukan perjalanan nekat dan tanpa rencana menuju Jakarta untuk menemui Maia ( Girindra Kara ), sang pujaan hati dari Arok.

Perjalanan penuh liku pun mereka lakukan, mulai dari tersesat sampai Bromo, ziarah ke Blitar, kebanjiran di Semarang, dan berbagai kisah unik dan lucu lainnya. Di saat mereka sudah semakin dekat dengan tujuan, di daerah Cirebon, tiba-tiba kaki dari Mojo terluka dan terkena infeksi. Luka itu sangat serius dan bisa membuat Mojo terbunuh jika tak segera ditangani. Akan tetapi, ternyata Rumah Sakit terdekat enggan untuk menolong mereka! Lalu bagaimana akhir dari kisah ini? Akankah Mojo berhasil selamat? Apakah Arok akan dapat bertemu dengan Maia pujaan hatinya? Tonton saja sendiri film itu dengan DVD atau VCD asli. Jangan yang bajakan yaw….

Yang perlu digarisbawahi disini adalah peran dari masing-masing cast disini sungguh menarik. Dua bintang utama di sini menurut saya adalah Andika Pratama dan Vino G. Sebastian. Vino yang merupakan langganan untuk film bergenre seperti ini, tentu sudah tidak asing lagi untuk kita. Film-film terdahulu yang dibintanginya macam REALITA CINTA DAN ROCK N ROLL, dan juga RADIT DAN JANI sudah sedikit mengangkat tentang kehidupan berandalan dan cukup sukses di pasaran. Dan seperti biasa, tubuh machonya masih menjadi bahan jualan yang menguntungkan di sini. Lalu bagaimana dengan Andika Pratama? Sejauh yang saya tahu, film-film yang dibintanginya jarang mempunyai genre seperti ini. Bahkan di film-filmnya sebelumnya, dia lebih banyak berperan sebagai seorang cowok dingin dan keren yang lebih serius. Namun di film ini dia menjadi karakter yang sangat berbeda. Seorang punker kocak dan gokil yang suka dengan musik dangdut. Dia menjadi salah satu penyegar utama dalam film ini. Salut buat dia.

Jadi, menurut saya secara keseluruhan film ini cukup bagus untuk saya rekomendasikan bagi teman-teman lain untuk menontonnya. Tentu saja sebagai mahasiswa komunikasi, saya juga cukup melihat ada beberapa spek komunikasi yang terdapat di dalam film ini. Apakah itu? Well, just see this movie guys.

Read More......

Review Film

Di dalam komunikasi, review film sangatlah penting. Mengapa begitu? Karena dengan adanya review film, niscaya akan memberi hasrat yang lebih kepada para pembacanya untuk menonton film tersebut. Dan hal ini akan memberikan tambahan pupolaritas bagi film sebagai salah satu media massa di dunia. Karena itulah, sekali lagi saya tekankan bahwa review film sangatlah penting sekali.

Berikut adalah beberapa film yang saya rekomendasikan bagi teman-teman untuk melihatnya.

Punk In Love

Watchmen

Sherlock Holmes

Read More......
 
Template design by Amanda @ Blogger Buster